Menggendong
pukat menuju laut
Gemuruh
gelombang ombak meliuk bekejaran
Ketika
kau datang ke haluan
Ditemani
biduk kau mengayun
Ke
arah yang kau tuju
Abah…
Aku
sempat kaget
Ketika
pukat ditukikan
Kau
mengaram
Hingga
kau dilimbur pasang
Setelah
kulihat-lihat
Kau
sudah ditepi lautan
Aku
takut akan sakitmu
Setelah
pulang dari laut
Kau
slalu keram
Tapi…
Aku
aneh
Ketika
tak ada lauk di rumah
Tetap
saja abah ke laut
Selain
untuk makan abah sangat hobi ke laut
Tak
apalah
Justru
aku bangga pada beliau
Pengorbananmu
begitu besar
Demi
anak-anakmu
Abah
…
Ku
tak akan melupakanmu
Hingga
ajal menjemputku
Keren 😊 salam
BalasHapus